RSS

Halaman

Selasa, Oktober 28, 2008

too much worthy

case.cover, kadang nipu abis. Jadi inget kata pepatah, 'don't judge a book, just from the cover'.

Jadi kepikiran muluk. Sial. Padahal yo dah di-'lueh-lueh'-ke, kok yo kepikiran terus.
OMGGCG (OhMyGodGueCantikGilak), hag hag hag. Gak putus-putusnya dah ketawa. Masa, manda yang worthy abeessshh, gaol abessshh ini dibandingin ma DIA??? OGAH!!! (with all big fonts). Aku sakit ati tauk. Kampret, makan ati aku ni, abis tu minumnya teh botol sosro. hag hag hag. Mana aku yang dijadiin tumbal sebagai 'ban serep' pulak. Haik cuikh!! EMooooohhh...

Yang jelas, untuk sekarang ini, aku mao jalan ditempat duluk, ogah maju, ogah juga mundur. Mari kita saksikan, seberapa besar perjuanganmu buat ngrebut singgasana hatiku lagi. Kalo kamu menunjukkan pergerakan positif, aku ya melok, kalo kamu memutuskan masih perlu mencoba beberapa REFERENSI lagi, ya monggo, aku tak lingguh ndene diluk yo dab. Mo berjuang LULUS TEPAT WAKTU duluk ni. hehehe.

Memang, terkadang orangtua benar-benar egois. Egois akan ambisinya agar anaknya menjadi orang yang sukses lahir dan bathin. Tapi, di satu sisi, mereka memang sudah lebih banyak mengecap asammanispaitasin dunia, so that in they I put my trust to. Yap, ayah bener, 'lebih baik memperbaiki ketimbang nyari lagi yang baru, yang kita belum tau pasti, hitam, putih atau abu-abu-nya'. Yea dad, i trust you.

Maka dari itu, aku, amanda, mencoba untuk memperbaiki sikap, agar setidaknya berubah kearah yang lebih baik. Untuk kebaikannku, dan kebaikanmu juga. Aku fokus padamu, dan sedang berjuang membangun kembali kepercayaanKU padaMU yang sempat runtuh.


1 komentar:

Andrika Permatasari mengatakan...

ndul... the show must go on..
heiy ndul! you still have me...! hohohohohohohohhoho